Cara Menanam Bunga Kamboja Dari Biji & Stek Batang

cara menanam bunga kamboja

Sudah tahu tentang bunga kamboja? Bunga yang dahulu sering ditanam di kuburan ini ternyata pada saat ini sudah biasa ditanam sebagai tanaman hias. Bunga kamboja atau bunga adenium ini berasal dari Afrika dan Asia barat. Saat ini bunga kamboja memilki nilai ataupun prospek untuk dijadikan salah satu bisnis tanaman. Pada kesempatan kali ini kami akan sedikit membagikan informasi bagaimana cara menanam bunga kamboja dengan mudah.

Setidaknya ada dua cara menanam bunga kamboja, yang pertama yakni melalui bibit atau biji dan yang kedua melalui stek batang. Penasaran bagaiaman cara menanamnya? Langsung saja simak ulasan berikut.

Menanam dengan Biji/ Bibit

bunga adenium
sumber: pixabay

Berikut adalah cara menanam bunga kamboja melalui biji

Memilih dan mengumpulkan bibit kamboja

Salah satu cara menanam bunga kamboja agar memiliki varietas yang banyak yaitu dengan menggunakan biji dari tanaman kamboja yang telah berbunga. Anda bisa membeli atau memanennya sendiri. Ketika sudah dewasa, bunga kamboja yang telah berbunga akan menghasilkan polong yang cukup besar. Polong ini berisi banyak sekali bibit kamboja yang siap disemai. Namun tidak semuanya berisi dan bisa tumbuh menjadi kecambah.

Biarkanlah polong tersebut mengering secara alami pada tanaman. Tunggu sekitar dua minggu sampai polong terbuka sendiri dan menyebarkan benih kamboja. Saat mengumpulkan benih kamboja maka gunakan tas kresek untuk diikat di sekitar polong. Tujuannya agar benih-benih yang terkumpul tidak terbang atau tertiup angin. Dalam 15 hari setelah dikumpulkan, maka segera tanam benih ke dalam pot agar mereka tidak terlalu tua.

Menyiapkan benih agar cepat berkecambah

Benih kamboja yang masih muda akan berkecambah lebih cepat jika dibandingkan benih yang lebih tua. Jika Anda memanen benih dari bunga kamboja sendiri, maka Anda akan tahu berapa lama umur benih tersebut. Berbeda jika Anda membeli benih kamboja dari toko bunga atau secara online, maka Anda tidak akan tahu apakah benih tersebut baru saja dipanen atau telah berumur beberapa bulan.

Untuk itu agar proses perkecambahan baik benih muda maupun tua lebih cepat maka tempatkan biji-bijian tersebut di tempat yang lembab. Anda bisa menempatkan benih kering di antara kapas atau kertas tisu yang telah dibasahi dengan air. Lalu letakkan benih-benih tersebut di lingkungan yang agak hangat. Setelah 24 jam, maka ujung benih yang agak tebal akan membengkak dan siap untuk disemai.

Baca Juga : Cara Menanam Bunga Anggrek Agar Mudah Berbunga

Siapkan pot dan media tanam

Cara menanam bunga kamboja selanjutnya yaitu dengan mempersiapkan tanah gambut dan pot yang bisa Anda buat sendiri atau membeli yang sudah jadi. Anda bisa menggunakan pot budidaya dengan kedalaman 5 cm atau mendaur ulang sendiri botol mineral (500mL). Potong dua pertiga bagian atas botol dan gunakan sepertiga bagian bawahnya. Buat lubang di pangkalan dasar botol, lalu bersihkan agar siap digunakan.

Pindahkan biji bunga yang membengkak

bunga kamboja
sumber: pixabay

Jika Anda sulit untuk mendapatkan pupuk atau tanah gambut sebagai media penyemaian, maka Anda bisa membuat campuran sekam bakar dan cocopeat (50 : 50). Isikan media tersebut sebanyak tiga perempat bagian. Lalu lembabkan media tersebut dan buat lubang kecil di dalamnya. Dorong perlahan biji kamboja sekitar 5 mm ke dalam media, dan pastikan ujung yang membengkak berada di bagian bawah.

Buat efek rumah kaca mini

Setelah benih tertanam maka kencangkan media pot di sekitar benih tersebut. Tutup pot dengan plastik transparan untuk membuat efek rumah kaca mini, lalu letakkan di tempat yang terang namun jangan di bawah sinar matahari langsung. Periksalah setiap hari untuk memastikan media tersebut tidak kering dan tetap lembab. Namun jangan sampai media tersebut banyak tergenang air agar benih kamboja tidak busuk.

Tahap benih mulai berkecambah

Tahapan biji hingga menjadi kecambah bergantung pada kesuburan benih, yang bisa berlangsung sekitar seminggu hingga sebulan lebih. Pada tahapan awal, daun akan muncul dengan sisa-sisa kulit dari biji yang masih menempel. Namun kulit tersebut akan jatuh dengan sendirinya ketika daun kamboja mulai tumbuh lebih besar. Namun jika Anda menemui tanda-tanda jamur selama perkecambahan tersebut, maka segera obati dengan fungisida ringan.

Baca Juga : Cara Menanam Bunga Bougenville

Bersihkan kecambah dari sekam

Jika Anda menggunakan media sekam untuk penyemaian benih maka ada kemungkinan beberapa sekam akan menempel pada daun embriotik (cotyledon). Sekam-sekam ini biasanya akan jatuh dengan sendirinya ketika batang kecambah cukup kuat untuk berdiri. Namun terkadang sekam terlalu berat dan membuat bibit menjadi busuk atau mati. Oleh karenanya Anda bisa membantu dengan menyemprotkan kabut halus atau air untuk menghilangkan sekam tersebut.

Pindahkan tanaman ke pot yang lebih besar

Setelah tanaman menumbuhkan satu set daun baru atau memiliki tinggi 5 cm, maka Anda bisa memindahkannya ke dalam pot yang lebih besar. Lepaskan tanaman secara perlahan dari pot budidaya, lalu pindahkan ke dalam pot yang lebih besar bersama-sama dengan tanah gambut atau media campuran sebelumnya. Anda bisa menggunakan pot dari botol mineral (9,5 liter) agar lebih ringan dan mudah dibawa.

Sementara untuk tanahnya, Anda bisa menggunakan campuran tanah gambut atau sekam di bagian dasar. Lalu tambahkan dengan tanah liat yang halus di bagian tengah dan tanah kebun untuk lapisan atasnya. Setelah Anda memindahkan tanaman tersebut ke dalam tanah maka siramlah setiap hari, namun jangan sampai terlalu banyak air. Anda juga bisa menambahkan pupuk seminggu sekali untuk memperkuat tanaman kamboja muda.

Pindahkan pot ke tempat dengan sinar matahari langsung

Bunga kamboja merupakan salah satu tanaman tropis yang bisa beradaptasi dengan daerah kering atau sedikit air. Untuk itu tanaman ini lebih menyukai jika diletakkan di bawah sinar matahari langsung. Namun untuk melakukannya harus secara bertahap. Berikan waktu seminggu untuk tanaman agar bisa beradaptasi dari tempat yang redup menuju sinar matahari yang lebih kuat. Mulailah dengan meletakkannya di tempat yang terlindungi.

Biarkan beberapa jam agar tanaman terkena matahari. Lalu tingkatkan waktunya untuk beberapa hari ke depan, tingkatkan dari beberapa jam menjadi satu hari penuh. Namun pastikan tanaman di bawah naungan atau terlindungi. Selama seminggu tersebut, pastikan untuk terus mendorong bunga kamboja agar lebih kuat dan dekat dengan sinar matahari. Setelah itu Anda bisa meletakkannya langsung di bawah sinar matahari tanpa perlindungan.

Menanam Melalui Stek

adenium
sumber: pixabay

Memilih batang kamboja untuk stek

Bunga kamboja bisa tumbuh dengan cara stek, cangkok, dan juga biji. Ketika Anda mendapatkan tanaman tersebut telah dewasa, maka Anda bisa mengambil sebagian batangnya untuk ditanam. Kebanyakan kamboja akan tumbuh menjulang ke atas, sehingga Anda harus memotongnya untuk menghasilkan cabang baru. Namun daripada Anda membuang potongan batang tersebut maka lebih baik transplantasikan ke dalam medium baru untuk menghasilkan banyak tanaman.

Potong dan keringkan batang stek

Cara menanam bunga kamboja dengan stek batang terbilang cukup mudah dan bisa menghasilkan varietas sama dengan induknya. Selain itu tanaman hasil stek juga lebih cepat berbunga. Adapun langkahnya yaitu potong sekitar 30 cm atau lebih batang yang tebal dan sehat. Buang sebagian besar daun atau bunga yang ada agar tidak menghambat pertumbuhan akar baru. Lalu simpan potongan selama beberapa hari.

Baca Juga : Cara Menanam Bunga Teratai dengan Mudah

Membiarkan potongan stek selama beberapa hari akan membuat ujung batang menjadi lebih kering dan keras. Jadi batang stek tidak mudah terinfeksi dan memungkinkan akar baru cepat tumbuh. Anda juga bisa menyimpan stek ini selama 2-3 bulan, namun bungkuslah terlebih dahulu ujung potongan dengan plastik dan karet gelang. Sementara jika Anda menemukan tanda-tanda jamur maka potong semua bagian yang terinfeksi tersebut.

Tanam potongan stek tersebut

Jika ujung stek telah mengeras dan siap untuk ditanam, maka celupkan terlebih dahulu ke dalam hormon pertumbuhan akar. Hal ini akan merangsang pertumbuhan akar lebih cepat. Lalu tanam potongan tersebut ke dalam pot yang sudah disediakan. Siram sesuai kebutuhan dan pastikan pot tidak banyak tergenang air. Tempatkan tanaman hasil stek di tempat yang teduh dan tunggu sekitar satu minggu penanaman.

Bagiamana, sekarang sudah tahu kan cara-cara menanam bunga kamboja, sekarang anda dapat mempraktekkannya sendiri di rumah. Nantikan Informasi menarik lainnya hanya di Fahmipedia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like