Cara Mudah Menanam Bunga Krisan (Bunga Seruni)

krisan
sumber:pixabay

Bunga krisan atau yang sering disebut sebagai bunga seruni ini memang sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Selain memilki warna dan bau yang sangat memikat bunga krisan ini ternyata memilki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh diantara dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan menurunkan demam. Maka tah heran jika di negara jepang bunga ini dijadikan sebagi campuran teh.

Jika di indonesia bunga krisan ini umumnya dijadikan sebagai penghias rumah dengan membuat taman taman bunga. Bunga krisan sangat mudah dikembangbiakkan karena iklim di Indonesia yang mendukung. Setelah kita belajar cara menanam bunga aglaonema pada kesempatan yang lalu, saat ini mari kita belajar menanam bunga krisan. Mau tahu bagaimana cara menanam bunga krisan dengan mudah?

Cara Menanam Bunga Krisan

cara menanam bunga krisan
sumber:pixabay

Cara menanam bunga krisan ada dua macam, pertama adalah menanamnya di media pot dan kedua pada lahan tanah secara langsung. Sebelum menanamnya ada beberapa bahan dan peralatan yang harus dipersiapkan, khususnya jika Anda menanmnya pada media pot diantaranya adalah:

  • Bibit bunga krisan, untuk jenisnya bebas sesuai dengan selera
  • Pot berukuran kecil maupun besar
  • Tanah humus
  • Pupuk kompos
  • Sekam

Baca Juga : Cara Menanam Bunga Anggrek

Beberapa bahan tersebut berguna sebagai media tanam dalam pot. Sementara itu, jika Anda menghendaki menanamnya pada lahan tanah secara langsung hanya membutuhkan jenis dan tekstur tanah yang tepat yaitu gembur dan berhumus. Hal itu bertujuan agar bibit bunga krisan bisa tumbuh dengan cepat dan subur.

Menanam Bunga Krisan dalam Pot

pot bunga
sumber: pixabay

Jika memang Anda lebih suka menanam bunga krisan pada pot dan menjadikannya sebagai hiasan, sebaiknya pilihlah bibit krisan yang tepat. Hal itu mengingat tanaman yang ditanam pada media tanam berupa pot cenderung lebih kecil ukurannya dan tidak bisa bertahan lama.

Ada beberapa macam bunga krisan yang sering ditanam pada media pot, diantaranya adalah krisan pompom, anemone, dan daisy dan Anda bisa membelinya di toko tanaman terdekat. Sebaiknya juga pilihah krisan yang mempunyai bunga indah dan menawan jika memang Anda akan menanamnya sebagai hiasan rumah dan semacamnya.

Adapun krisan pompom merupakan jenis bunga krisan yang mempunyai bentuk semacam bola-boa kecil dan indah. Krisan jenis anemone biasanya hanya mempunyai dua dan bahkan hanya satu baris kelopak bunga di sekitar pusatnya. Sementara itu, krisan jenis daisy mempunyai kelopak satu baris di sekitar pusatnya.

krisan ungu
sumber:pixabay

Tahap pertama untuk menanam bunga krisan adalah menyiapkan media dan bibit. Isi pot dengan tanah humus dan beri sedikit campuran dengan pupuk kompos yang sudah diolah sedemikian rupa. Pengisian tanah pada pot tidak harus penuh setidaknya beri spasi bagian atas sekitar 3-5 cm. Lalu Anda bisa langsung menanam bibit krisan dan beri air secukupnya.

Perlu diketahui bahwa waktu yang tepat untuk menanam bunga krisan yaitu pada penghujung musim hujan, sekitar maret hingga april. Sebab, bunga krisan tidak terlalu membutuhkan banyak air yang justru jika kelebihan air akan menyebabkan pembusukan. Adapun suhu ideal untuk menanam krisan adalah 20-25 derajat celcius.

Tidak disarankan untuk menanam krisan pada suhu yang sangat dingin seperti di bawah 20 derajat celcius. Suhu yang terlalu dingin tidak dapat mendukung pertumbuhan tanaman bunga krisan dengan baik dan subur. Demikian, Anda tidak dianjurkan untuk menanam bunga krisan pada musim kemarau tiba.

Menanam Bunga Krisan Langsung di Tanah

sumber:pixabay

Cara menanam bunga krisan potong lebih mudah dan simple daripada bunga krisan dari bibitnya. Anda hanya membutuhkan bunga krisan yang sudah tua dan memotong batangnya untuk dikembangbiakkan kembali. Anda bisa mendapatkan bibitnya dari krisan yang sudah tumbuh atau langsung membelinya di toko tanaman.

Pada umumnya, bunga krisan potong ditanam pada media lahan tanah secara langsung, tanpa membutuhkan banyak bahan lain seperti pada pot. Media yang paling penting adalah tanah, sehingga Anda harus mencari dan menentukan lahan yang mempunyai jenis tanah yang gembur dan subur.

Media tanah secara langsung ini membuat Anda lebih leluasa untuk menanam banyak jenis bunga krisan. Hal itu bisa Anda manfaatkan sebagai usaha budidaya bunga krisan dan menjadikannya sebagai bisnis alternative yang cukup menjanjikan serta sebagai sarana rekreasi kecil-kecilan.

Langkah pertama adalah menyiapkah media tanam dari tanah yang ada di lahan. Sebaiknya gemburkan tanah terlebih dahulu dengan cara mencangkul atau menyekopnya serta beri pupuk kompos secukupnya. Bentuklah tanah yang Anda gemburkan tersebut semacam petakan yang memanjang serta buat hingga beberapa secara berbaris.

Kemudian tanam krisan potong dengan cara menancapkan langsung pada tanah tersebut. Jangan terlalu dekat dalam menempatkan tanaman atau buat spasi antara satu tanaman dengan yang lainnya setidaknya 20-30 cm.

Baca Juga : Cara Menanam Bunga Sakura Di Indonesia Agar Berbunga

Krisan pot juga bisa Anda tanam langsung pada lahan tanah. Sebaiknya lubangi tanah yang sudah gembur tersebut sedalam 2-3 cm untuk tempat menanam krisan. Jarak antara satu tanaman dengan yang lainnya boleh berdekatan, mengingat krisan pot tidak bisa tumbuh begitu tinggi dan lebar.

Anda juga bisa mengatur atau menata penanaman bunga krisan sedemikian rupa agar hasilnya tampak lebih indah, khususnya ketika sudah berbunga semua. Misalnya, menanam beberapa jenis krisan dalam satu petak atau berdasarkan warna bunga agar hasilnya tampak seperti pelangi yang berwarna-warni.

Suatu hal yang penting dalam penanaman bunga krisan di lahan tanah secara langsung adalah intensitas cahaya matahari pada media tanam krisan. Bunga krisan membutuhkan paparan sinar matahari yang cukup untuk proses fotosintesis sebagaimana tanaman pada umumnya. Jadi, sebaiknya pilih lahan terbuka untuk menanam bunga krisan.

Perawatan Bunga Krisan

perawatan bunga
sumber: pixabay

Dalam menanam apapun tentunya perawatan merupakan hal wajib dilakukan. Berikut adalah perawatan yang musti anda lakukan dalam menanam bunga krisan

Penyiraman dan pemupukan tanaman krisan

Setelah tanaman krisan hidup dan tumbuh dengan baik, Anda harus menyiramnya dengan air secukupnya dan jangan terlalu banyak. Selain itu juga jangan sampai menimbulkan genangan di bawah tanaman yang menyebabkan kebusukan dan pertumbuhan krisan terhambat.

gembor
sumber:pixabay

Umumnya krisan disiram sekali dalam sehari dan waktu yang tepat adalah pagi hari, sehingga tanah bisa segera kering saat siang tiba. Penyiraman krisan pada sore atau malam hari tidak dianjurkan sebab dapat menimbulkan serangan penyakit pada tanaman

Tanaman bunga krisan juga perlu untuk Anda pupuk agar pertumbuhannya lebih cept dan menjadi subur. Sebaiknya gunakan pupuk kandang atau kompos dan lakukan pemupukan setelah krisan berumur satu bulan pasca penanaman. Caranya sangat mudah dan simple yaitu Anda tinggal menaburkan pupuk pada tanah tempat berpijak akarnya secukupnya.

Pinching dan disbudding krisan

gunting
sumber:pixabay

Pinching adalah pemotongan atau pembuangan pucuk tanaman yang tumbuh pada awal penanaman. Hal itu bertujuan agar pertumbuhan daun dan batang krisan selanjutnya bisa lebih baik dan sehat. Caranya sangat mudah yaitu gunting pucuk tanaman bunga krisan menggunakan gunting tanaman secara hati-hati agar tidak merusak bagian lainnya.

Pengguntingan pucuk tidak harus mengambil terlalu banyak bagiannya dan ambil secukupnya saja. Lebih tepatnya ambil sekitar setengah bagian dari kuncup krisan yang baru tumbuh dan sebagaian tangkai yang berdaun serta yang terdapat kuncup bunganya. Lakukan pincing pada pertengahan musim kemarau dan sekali saja dalam satu minggu.

Selain itu juga ada disbudding yaitu mengambil atau memotong bagian tertentu pada tanaman untuk memperoleh bentuk yang sesuai dengan keinginan. Cara ini bisa dilakukan menggunakan alat gunting dan sebaiknya dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak tanaman lainnya yang tidak harus diambil.

Hasil Penanaman Bunga Krisan

Hasil Jerih Payah
sumber:pixabay

Anda bisa memanfaatkan bunga krisan yang sudah tumbuh dan berbunga dengan bagus dan indah sebagai sarana rekreasi dan edukasi sederhana, khususnya jika Anda menanamnya pada lahan tanah yang luas secara langsung. Terlebih lagi Anda membentuknya gerombolan bunga-bunga krisan menjadi sedemikian rupa yang menarik dan sedap di pandang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like